anda dapat mempengaruhi pikiran orang lain

Rekan-rekan yang terhormat,

Menurut pengetahuan awam tidaklah mungkin kalau dikatakan seseorang mampu mempengaruhi pikiran orang lain dari jarak jauh, kecuali jika orang itu memiliki ilmu gaib atau yang sejenisnya atau memiliki ilmu hypnotis.

Ternyata setelah melalui penelitian dan pengalaman, anda tidak perlu mengetahui ilmu gaib untuk dapat mempengaruhi pikiran orang lain dari jarak jauh. Telah dibuktikan secara ilmiah bahwa pikiran manusia saling mempengaruhi satu sama lain pada frekwensi tertentu. Setelah menonton beberapa tanyangan televisi mengenai kekuatan pikiran seperti yang dilakukan oleh master Deddy Corbuzier, Jo Sandy, Romy Rafael, dan yang lainnya saya semakin yakin bahwa kita dapat mempengaruhi pikiran orang lain.

Ada 4 bahkan 5 frekwnesi otak manusia: Beta, Alpha, Tetha dan Deltha (biasanya ditambahkan gama frekewnsi di atas beta). Apa dan bagaimana frekwesi ini kami sudah uraikan dalam ebook panduan teknik mempengaruhi pikiran orang lain jarak jauh.

Menurut penelitian dan telah kami buktikan bahwa seseorang dapat mempengaruhi pikiran orang lain pada level alpha. Level ini berada di antara beta dan theta (pra-tidur, meditasi, menghayal, dll). Jika anda mengatur gelombang otak anda pada level alpha anda dapat mempengaruhi pikiran orang lain.

Ada RAHASIA dan teknik khusus untuk melakukan hal ini. Teknik ini disebut subjective communication (komunikasi suyektif). Dari jarak jauh manapun anda dapat mempengaruhi pikiran orang lain dengan teknik ini pada level alpha. Anda perlu mengetahui bahwa pada level tertentu dan waktu tertentu pikiran anda menjelajah dan pada saat inilah ada mengirim berita atau melakukan komunikasi dengan siapa saja yang anda kehendaki.

Mau bukti? Untuk membuktikan hal ini saya ingin bertanya terlebih dahulu kepada anda? Pernahkah anda bermimpi bertemu dengan seseorang yang anda kenal atau tidak kenal? Pasti sudah. Mengapa anda bisa bertemu dengan dia? Karena pikiran anda menjelajah dan bertemu dengan pikiran orang lain. Ini adalah fakta!

Atau anda pernah bermimpi datang ke suatu tempat yang asing atau tempat yang anda sudah kenal. Mengapa? Prinsipnya sama. Pikiran anda menjelajah pada frekwensi tertentu. Dan masih banyak fakta lainnya tentang kekuatan pikiran yang akan kami ungkapkan nanti.

Kami akan mengajarkan anda bagaimana memprogram pikiran anda langkah demi langkah untuk berada pada level alpha dan bagaimana teknik mempengaruhi pikiran dengan teknik komunikasi subyektif. Kami akan memegang tangan anda sampai anda berhasil. Dengan teknik ini ada dapat "memerintah" orang lain untuk melakukan apa saja yang anda inginkan. Seru bukan? Jadi, jika anda ingin mempengaruhi pikiran orang lain anda harus menguasai teknik ini. . .
Baca terus . . . .


Manfaat Mempengaruhi Pikiran Orang Lain


Mungkin anda bertanya: jadi apa manfaatnya kalau saya dapat mempengaruhi pikiran orang lain?

Coba anda renungkan kasus ini. Misalkan anda mempunyai bisnis atau usaha toko. Tetapi sepertinya hasilnya tidak seperti yang anda harapkan. Banyak orang yang masuk hanya datang melihat-lihat dan kemudian pergi. Atau tiba-tiba saja anda punya saingan dan omzet anda turun drastis. Kemudian anda melakukan perubahan setting, promosi, dll. Tetapi hasilnya juga tidak seimbang dengan biaya dan tenaga yang anda sudah keluarkan.

Apa yang anda harus lakukan? Pengaruhilah pikiran orang lain dan para pelanggan anda supaya mereka membeli dari anda. Jika anda mempraktekan dengan baik dan benar tingkat keberhasilannya sangat tinggi 20%-500%. Coba bayangkan sukses yang anda dapat peroleh? Banyak pelanggan=banyak pembeli=banyak profit/keuntungan.

Atau anda seorang sales atau penjual jasa. Tidak mudah untuk meyakinkan orang lain. Ada banyak saingan. Dengan mempraktekan ilmu mempengaruhi pikiran orang lain anda akan mendapat lebih banyak customer atau pelanggan. Bisnis anda pun lancar bahkan meroket. Suatu suasana dan perasaan yang luar biasa. Dengan ilmu ini anda berpeluang besar mendapatkan banyak klien atau pelanggan.

Atau mungkin anda sedang mencari pekerjaan. Anda akan mengikuti wawancara dan anda kuatir tidak akan diterima. Sebelum mengikuti wawancara pada malam hari sebelum anda tidur anda memprogramkan pikiran anda untuk mempengaruhi orang yang menginterview anda. Jangan heran kalau tiba-tiba saja dia ramah kepada anda dan pada akhirnya anda diterima. Kuncinya pengaruhilah pikirannya sebelum anda melakukan kegiatan tersebut. Ilmu mempengaruhi pikiran akan mempermudah anda mencari pekerjaan.

Mungkin anda menginginkan posisi yang lebih baik dari pada skarang. Tetapi sepertinya bos atau atasan anda tidak memberi kesempatan itu. Anda dapat mendapatkan posisi yang layak bagi anda itu dengan cara mempengaruhi pikiran bos atau atasan anda. Jadi jangan kaget kalau pada akhirnya anda mendapatkan posisi/jabatan atau kedudukan idaman anda.

Mungkin juga anda sedang naksir seorang pacar atau kekasih tetapi enggan menyampaiakan perasaan anda kepadanya. Jika anda sudah mempengaruhi pikirannya maka situasi akan berbalik, dialah yang akan menyapa anda terlebih dahulu. Dia akan membuka hati dan anda tinggal masuk. Anda memperoleh kebahagiaan yang anda dambakan.

Ilmu kekuatan pikiran dapat juga dipergunakan untuk mengatasi ketidaksetian pasangan anda yang mungkin cederung selingkuh. Pengaruhilah pikirannya sehingga dia akan berubah dan menjadi setia kepada anda.
Hubungan yang rusak sekalipun dapat diatasi dengan kekuatan pikiran. Misalnya ada hubungan yang sudah diambang kehancuran atau mau bercerai atau putus. Jika anda masih ingin mempertahankan hubungan itu pengaruhilah pikiran pasangan anda supaya anda berdua dapat memperbaiki hubungan yang sudah ruasak.

Jika anak atau saudara anda bermasalah, misalnya karena narkoba atau alkohol. Ilmu kekuatan pikiran dapat menolong anda untuk mengatasi masalah anda. Dengan mempengaruhi pikiran orang-orang yang anda kasihi anda dapat menyelamatkan mereka dari hal-hal yang anda tidak diinginkan.

Pokoknya, ilmu mempengaruhi pikiran anda dapat aplikasikan dalam situasi apa saja. Apapun situasi anda, apapun masalah anda, gunakanlah kekuatan pikiran anda sendiri untuk mengatasi masalah anda.

Coba lihat pengalaman seorang teman di bawah ini:

Ada seorang teman, bernama Jim, beberapa tahun lalu dia membeli sebuah restoran kecil. Dan restoran tersebut cukup menghasilkan karena belum ada saingan.



Setahun kemudian sebuah restoran lain berdiri dan menjadi saingannya. Sejak saat itu pelanggannya dan omzetnya menurun drastis. Jim berpikir bahwa sepertinya bisnis restoran ini bukan untuk dia, dan karena itu lebih baik dijual. Tetapi dia harus menjualnya dengan harga yang sesuai dengan keinginannya supaya dia tidak rugi.



Kemudian Jim mengiklankan restaurantnya dan mempraktekan metode komunikasi subyektif. Dan tidak lama kemudian dia mendapat calon pembeli. Tetapi untuk membuat restaurant itu kelihatan mahal dan menjanjikan untuk bisnis restaurant, harus ada bukti yang meyakinkan yaitu pelanggan yang banyak. Jim bingung.



Persoalannya adalah calon pembeli itu akan datang pada hari Senin, hari paling sepi untuk restorannya. Pada hari sebelum terjadi pertemuan Jim sudah mempraktekan ilmu mempengaruhi pikiran orang. Dan . . . . Jesss... Tau gak apa yang terjadi? Pelanggan memenuhi restaurant Jim pada hari yang selalu sepi.



Jim sendiri tidak percaya apa yang dilihatnya. Para pelayan kewalahan menerima order. Maka terjadilah transaksi penjualan tanpa syarat. Jim berhasil menjual restorannya dengan harga yang dia inginka.
Pertanyaan: siapa yang menyuruh mereka datang, padahal tidak ada promosi atau pengumuman? Para pelanggan tersebut datang karena pikiran mereka telah dipengaruhi oleh Jim melalui teknik subjective communication (komunikasi subyektif), teknik yang dibahas lebih detail dalam ebook kami. Coba anda bayangkan jika anda adalah seorang penjual yang bisa mempengaruhi calon-calon pelanggan anda. Profit anda akan naik secara signifikan!


Kok bisa? Seperti apa pikiran manusia bekerja dalam hal ini?

Anda perlu ketahui bahwa mempengaruhi pikiran orang lain itu sama seperti seseorang yang melakukan percakapan telepon. Anda "memerintahkan" orang tersebut untuk melakukan apa saja yang anda kehendaki. Dan metode ini lebih dahsyat lagi daripada percakapan lewat telepon. Kalau percakapan melalui telepon, seseorang bisa mengatakan "tidak" terhadap perintah anda karena otak kiri dan faktor kritisnya sementara aktif. Tetapi dengan metode komunkasi subyektif yang akan kami ajarkan kepada anda, "perintah" anda langsung masuk ke pikiran bawah sadar sehingga pihak kedua sama sekali tidak akan pernah menyadari bahwa anda telah mempengaruhi dia melakukan apa yang anda kehendaki. Dan dia akan menuruti permintaan anda.



Wow. . . . hebat bukan?

12 komentar:

Anonim mengatakan...

mantap...jd tekniknya?

Anonim mengatakan...

muantap......so gimana tekhniknya bos, bagi dong..

Anonim mengatakan...

trus?? cranya gmna?

Anonim mengatakan...

lanjutkan ha_ha_ha

Anonim mengatakan...

pengin tahu lebih banyak ttg komunikasi subyektif, tapi kok susah banget cari infonya ya....

Anonim mengatakan...

keren

Anonim mengatakan...

iya nih caranya dong bos...bagi dikit buat sugesti kita yang pada nganggur buat cari kerja....tolong dong bos..makasih infonya..bermanfaat

Anonim mengatakan...

teu puguh atuh, kalo caranya ga di kasih tahu mah

Anonim mengatakan...

Iya nich gmn carax..????

Anonim mengatakan...

Sepertinya OK juga, tapi dimana saya bisa lihat detail tekniknya ?

Anonim mengatakan...

bagi bagi dong ilmunya

Anonim mengatakan...

infonya sih bagus, tapi kalo cuma sekedar info kayak diatas di TV sdh sering kita dengar, apa perlunya..... Kalo memang anda sudah tahu caranya dan anda mau berbagi, nah itu baru hal yang baru..... punya pengetahuan kalo untuk sendiri ngga perlu di-informasikan kpd orang lain......

Poskan Komentar

komen yg positif jangn yg gx baek